Postingan

Pantat Panci

Pantat panci
Iya, pantat panci gosong
Ngeliat wajah orang2 ini
Yang senyum ketika ada maunya
Yang nunjukin muka berak ketika inginnya tidak terlaksana
Iya
Muka mereka persis kayak pantat panci
Itam
Gosong
Berminyak
Berkarat
Berlemak busuk
Itulah muka mereka
Persis kayak pantat panciKesal!

Wounds # Shoes

We all got wounds in our heart
Why don't we try to stand on each other shoes?

Free-ish

Berapa banyak dari kita yang hidup dengan merdeka? Lepas dari tuntutan budaya turun temurun, norma yang diciptakan oleh manusia, tekanan aturan yang ada sejak leluhur -- hidup sebagai manusia yang utuh, sebagai makhluk Tuhan?Banyak orang yang kehilangan diri mereka, kebahagiaan mereka, jati diri mereka karena memaksakan diri untuk sesuai dengan lingkungan dan tuntutan. Makanya ada orang yang pura pura bahagia memiliki barang2 branded padahal tersiksa memikirkan sumber uang dari mana atau bagaimana caranya melunaskan hutang2. Ada orang yang pura pura bahagia punya pacar padahal tersiksa karena tidak dapat menjadi diri sendiri. Ada orang yang pura pura bahagia menikah, namun kenyataan tidak persis seperti yang kelihatan. Pokoknya, banyak sekali orang yang pura pura bahagia. Karena apa? Karena mereka memaksakan diri adaptasi dengan keinginan orang lain. Sampai kapan orang orang ini bisa bertahan memenuhi keinginan semu dari masyarakat sosial? Mungkin sampai mereka akhirnya gila.Saya acun…

Anak Singkong

Jaman berubah. Pola pikir manusia berubah. Harapan harapan manusia tentang hidup berubah. Jika dulu manusia berpikir sederhana, sekarang mereka berpikir lebih kompleks. Dulu pakaian masih sederhana, sekarang sudah lebih kompleks dengan berbagai mecam detail, sebab selera manusia pun berubah. Dulu, orang-tua di daerah saya hanya berharap anak-anaknya sekolah di kampus negeri dan bekerja di instansi negeri. Sekarang, pilihan hendak menjadi dan harapan menjadi apa sudah berubah, banyak pilihan anak-anak manusia mau sekolah di mana dan bekerja di mana. Namun ada satu hal yang tidak berubah; orang tua yang memperlakukan anak-anaknya seperti anak singkong. Ada orang tua yang begitu, dulu dan sekarang.
Contoh nyata adalah saya, tanpa mengurangi rasa kagun dan hormat kepada orang tua saya yang telah semaksimal mungkin membesarkan dan mendidik anak-anak mereka, semampu mereka. Saya yakin, mereka sudah lakukan yang terbaik yang mereka bisa. Saya angkat seluruh jempol saya, dan doa-doa tanpa hen…

Dalam

Dalam kenangan, dalam hatiku, dalam pikirku, dalam nafasku, dalam bayang-bayang benakku, dalam diriku, kamu.

Aku MencintaiMu

Aku mencintai kamu;
Matamu
Bibirmu
Hidungmu
Pipimu
Seluruh bagian tubuhmuAku mencintai kamu;
Ragamu
Jiwamu
Hatimu
Jantungmu
PikiranmuAku mencintai;KAMU